it's a great movie...a very beautiful tale...
ttg perang dan org2 yg terpaksa terlibat di dalamnya.
berlatarbelakang perang korea, film ini mengisahkan ttg 3 prajurit komunis korea
utara yg terdesak mundur (Chief Comrade Lee Su-Hwa, Jang Young-hee dan Seo Taek-ki), seorang pilot tempur sekutu/amerika yg mendarat darurat(Neil Smith), 2 prajurit desertir korea selatan (2nd Lt. Pyo Hyun-Chul dan Army Medic Mun Sang-sang) dan sebuah desa terpencil di pegunungan tinggi bernama Dongmakgol yg indah, menyenangkan, low populated dan vegetarian...
pribadi penduduk desa yg lugu secara kuat di interpretasikan oleh Yeo-il, gadis kurang waras yg senang bermain hujan, pelari cepat dan tidak takut todongan senapan bahkan granat (mungkin krn seumur hidup dia dan seluruh penduduk desa ga pernah liat benda2 tsb)
ide besar yg gw tangkap dari film ini adalah bahwa perdamaian-rasa damai-kedamaian bisa dikondisikan atau malah dipaksakan ke dalam kepala org2 yg terlanjur sesak oleh ideologi-ideologi yg bersebrangan. bukan dgn kekerasan namun dgn rasa damai itu sendiri.
satu quote yg nempel bgt waktu Chief Comrade Lee Su-Hwa bertanya ke kepala dusun ttg bagaimana dia sanggup membuat penduduk desa begitu teratur tanpa hrs sekalipun berteriak (secara dia dari militer, komunis pula...pasti kerjaannya
teriak atau diteriakin mulu) dan dijawab; gue beri mereka cukup makanan....damn, emang itu kan...?
Alur cerita berjalan santai, tidak lambat spt kebanyakan film asia.
Begitu cerdasnya disusun sehingga walau kita sampai di scene menyedihkan kita tidak akan sempat terharu ala drama2 cinta asia; begitupun saat ada di scene lucu kita tidak akan tega utk berlama lama tertawa, karena dari awal film kita sudah diperingatkan bahwa film ini berlatar kejadian perang, dan perang itu jelas mengerikan.
Kaget bukan kepalang begitu tau ini adalah film debut (catat, DEBUT) dari Park Kwang-hyun...damn, baru pertama bikin film panjang udh dashyat begini...
tontonlah temans...
review di Wiki (ati2 spoiler...)