Always in motion is the future

Lazy Reviews

Category:Movies
Genre: Drama
Fun movie...karakternya loveable...
ada Mutsuko (Roku) yg merantau, Chagawa penulis lepas cerita anak, Suzuki yg merintis bengkelnya, Tomoe istri Suzuki, Ippei anak Suzuki (yg sifatnya gabungan antara Kobo dan Sinchan), Hiromi yg buka kedai dan Junnosuke si anak titipan.

Menyorot kehidupan kampung urban di sudut Tokyo paska perang dunia (1958an)...Plot-nya linear, film terbentuk dari sketsa2 lepas yg (mungkin) bisa berdiri sendiri; mungkin krn film ini based dari manga (komik). Menarik melihat waktu berjalan di film ini yg ditandai dgn Tokyo Tower di bbrp scene.

Sinematografi-nya dashyat, tiap gambar di film ini speak for itself...mereka bener2 bisa nampilin Tokyo as it was 50's...

Tontonlah temans...


ReviewReviewReviewBLACK - Electronic ArtsJun 8, '07 2:31 AM
for everyone
Category:Video Games
Genre: Action
Console:PlayStation 2
Udah rada basi sih, gw tertarik setelah baca reviewnya di Penthouse (!)...
baru mulai gw mainin setelah satu stik rusak gara2 WE...huhu...
Anw, ini game seek and destroy, lu liat ada yg gerak berondong aja abis2an...ga akan terjadi friendly fire...1st person, seperti gabungan Doom dan Counter Strike...cocok dimainkan setelah badan penat digebukin kerjaan...BANZAAAIIII.....



Category:Movies
Genre: Drama
Susah nge-review film ini...soalnya ini based on true story, jadi beresiko spoiler.
Yang pasti, ini film keras dan dingin...dari awal film gw udh kebawa deg2an krn udah keburu tau kalo si Sophie Scholl dan 2 org lainnya bakal dihukum mati...
abis nonton gw cuma bisa cengengesan bayangin apa yg udh gw lakuin saat umur 22 thn...
Akting Julia Jentsch sbg Sophie Scholl prima !

lebih lengkap ttg Sophie Scholl di Wiki, klik disini.


ReviewReviewReviewReviewReviewWelcome to Dongmakgol (2005)May 4, '07 7:56 AM
for everyone
Category:Movies
Genre: Drama
it's a great movie...a very beautiful tale...
ttg perang dan org2 yg terpaksa terlibat di dalamnya.
berlatarbelakang perang korea, film ini mengisahkan ttg 3 prajurit komunis korea
utara yg terdesak mundur (Chief Comrade Lee Su-Hwa, Jang Young-hee dan Seo Taek-ki), seorang pilot tempur sekutu/amerika yg mendarat darurat(Neil Smith), 2 prajurit desertir korea selatan (2nd Lt. Pyo Hyun-Chul dan Army Medic Mun Sang-sang) dan sebuah desa terpencil di pegunungan tinggi bernama Dongmakgol yg indah, menyenangkan, low populated dan vegetarian...
pribadi penduduk desa yg lugu secara kuat di interpretasikan oleh Yeo-il, gadis kurang waras yg senang bermain hujan, pelari cepat dan tidak takut todongan senapan bahkan granat (mungkin krn seumur hidup dia dan seluruh penduduk desa ga pernah liat benda2 tsb)

ide besar yg gw tangkap dari film ini adalah bahwa perdamaian-rasa damai-kedamaian bisa dikondisikan atau malah dipaksakan ke dalam kepala org2 yg terlanjur sesak oleh ideologi-ideologi yg bersebrangan. bukan dgn kekerasan namun dgn rasa damai itu sendiri.
satu quote yg nempel bgt waktu Chief Comrade Lee Su-Hwa bertanya ke kepala dusun ttg bagaimana dia sanggup membuat penduduk desa begitu teratur tanpa hrs sekalipun berteriak (secara dia dari militer, komunis pula...pasti kerjaannya
teriak atau diteriakin mulu) dan dijawab; gue beri mereka cukup makanan....damn, emang itu kan...?

Alur cerita berjalan santai, tidak lambat spt kebanyakan film asia.
Begitu cerdasnya disusun sehingga walau kita sampai di scene menyedihkan kita tidak akan sempat terharu ala drama2 cinta asia; begitupun saat ada di scene lucu kita tidak akan tega utk berlama lama tertawa, karena dari awal film kita sudah diperingatkan bahwa film ini berlatar kejadian perang, dan perang itu jelas mengerikan.

Kaget bukan kepalang begitu tau ini adalah film debut (catat, DEBUT) dari Park Kwang-hyun...damn, baru pertama bikin film panjang udh dashyat begini...

tontonlah temans...

review di Wiki (ati2 spoiler...)

ReviewReviewReviewReviewReviewThe Rinpa Eshidan - Grup Mural JepangApr 11, '07 7:08 AM
for everyone
Category:Other
"Rinpa" is a word created by the founders of the group meaning "to bring people together, while "Eshidan" essentially means "art crew." The Rinpa Eshidan is a team of artists brought together by a common creative expression.
Led by Noiz-Davi (Yoshiaki Kusunoki) and Daisuke Yamamoto, the group's main activities are performing in live painting events and creating videos of art in action. Instead of focusing on the finished project, we believe the process of creation itself is where art comes to life and our videos aim to engage our audience in that process.
In November of 2005, Daisuke and Noiz assembled a team of artists to participate in video projects where one painting was created after another, with each piece being painted over to make room for the next. We have created several films in this style since. Many people ask us how we can stand to erase the artwork we have worked so hard to create, but our focus is on the process of making art, not the end result. The good news is that the videos we make become a permanent record of the spontaneous artworks created during the filming.

Web: http://rinpaeshidan.jp/

"lost "


"TENTEKO-MAI"


"Terra Trance"

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help